Krida Pembangunan Kec Welahan

Krida Pembangunan Kec Welahan

Kendeng Sidialit Jepara Jadi Seribu Desa Mandiri Benih

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meresmikan Seribu Desa Mandiri Benih (SDMB) dan Unit Pengelolaan Jasa Alat Mesin Pertanian (UPJA) dalam Program Krida Pembangunan (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)


MuriaNewsCom, Jepara – Desa Kendeng Sidialit, Kecamatan Welahan diresmikan oleh Bupati Jepara menjadi Seribu Desa Mandiri Benih (SDMB) dan Unit Pengelolaan Jasa Alat Mesin Pertanian (UPJA) dalam Program Krida Pembangunan, Selasa (5/4/2016).

Fasilitas kegiatan SDMB ini diberikan kepada kepada kelompok tani berupa dana sebesar Rp 170 juta dari Kementerian Pertanian yang digunakan untuk biaya produksi tanam sampai panen untuk lahan 10 Ha Rp 25 juta, pengadaan prosesing benih Rp 45 juta dan untuk pembangunan gudang luas 40m2 (5×8) dan lantai jemur 80m2 (5×16) menghabiskan dana Rp 100 juta.

Petugas penyuluh lapangan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jepara Hisam mengatakan, bahwa bantuan yang diterima dari pusat oleh Gapoktan Margo Mulyo dikelola dan disewakan untuk para anggota petani agar dalam menanam dapat cepat dan murah.

“Untuk mesin tanam (transplanter) hanya di sewa Rp 1.450.000 untuk menanam padi seluas 7000 m2 (satu bahu) hanya memerlukan waktu lebih kurang 7 jam dibandingkan dengan manual atau tenaga manusia untuk menanam padi. Sedangkan untuk tenaga manusia sebanyak 20 orang, dengan luas lahan yang sama, biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 1.950.000, memerlukan waktu 9 jam,” terang Hisam.

Petinggi Kendeng Sidialit Kahono Wibawa menyatakan, berterima kasih kepada pemerintah yang mambantu peralatan mesin pertanian untuk Gapoktan yang ada di desa. Hal ini nantinya akan menambah kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Jepara.

“Dengan adanya mesin pertanian dapat memudahkan para petani untuk mengelola lahan pertanian dan menanam dengan cepat dan biaya murah,” kata Kahono.

Kepala Distanak Jepara Wasiyanto mengatakan, salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan benih khsusnya padi, Kabupaten Jepara telah mendapatkan alokasi kegiatan SDMB dari Provinsi Jawa Tengah sebanyak 2 unit. Masing-masing untuk Kelompok Tani Ngudi Rejeki Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari dan Gapoktan Margo Mulyo Kendeng Sidialit, Kecamatan Welahan.

“Diharapkan dalam satu musim tanam mampu memproduksi benih 50 ton/Ha, maka keutungan dari hasil tersebut dapat untuk pelaksanaan kegiatan SDMB secara swadaya dapat mandiri,” kata Wasiyanto.

Sumber: JEPARAHARIINI

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan